Semoga bukan Unfinished Bussines.

Perihal waktu yang tak kunjung semi,

Nasib yang kugantung-kan pada saksi.

Senyummu masih begitu indah,

yang tak pernah aku buatkan kata-kata.

Sebab, satu-satunya cara adalah menyimpannya di dalam ingatanku.

Baru kali ini kutulis untukmu,

Sambil berharap waktu saat ini cepat berlalu

dan mengembalikkan keadaan seperti dulu.

Saat kamu dan aku masih saling mengungkapkan rindu tanpa ragu.

Hukum aku lebih jauh dengan caramu.

Aku akan menikmatinya dan menebus tanpa jeda.

Jika sudah waktunya kembali pulang, ya?

Komentar