Sepenggal Surat Di Hari Ke Lima

Halloooooooo

Apa kau baik-baik saja?

Setelah lima hari berlalu atas kepergianmu,

Nampaknya, semua begitu berbeda.

Sulit rasanya ketika hati dan pikiranku tidak bersinkronisasi.

Perasanku berkata aku merindukanmu, tetapi pikiranku memaksa untuk tidak mengganggumu.

Beberapa hal yang kutemui di berbagai media sosial menjadikan sebuah ingatan.

Contohnya, beberapa potongan video dari sebuah series anime Attack On Titan.

Kau begitu antusias mengenalkanku padanya, ada sebuah percikan semangat yang menggebu.

Bagiku itu soal lucu saat aku mulai membayangkan wajahmu sebagai seorang sales film, hahaha.

Kau juga sangat antusias saat aku mulai bercerita, lebih tepatnya mereview episode-episode yang telah kutonton berhari-hari.

Aku rindu momen-momen kecil itu.

Acapkali, akupun menemukan sebuah rekaan konten yang menurutku itu ada pada dirimu

Yang menjadikanku bertanya-tanya tentang kabarmu, tentang bagaimana kau selalu mengalah untuk hal apapun dengan orang lain bahkan saudaramu.

Dua tahun lebih kita saling bersama, ya?

Bagiku, kau tetap menjadi seseorang yang istimewa dibanding dengan yang lainnya.

Aku berharap pilihanmu tepat untuk dirimu, Semoga.

Jaga dirimu, sebab aku sudah tidak bisa serewel dulu.

Jika butuhkan sesuatu, silahkan hubungi aku. Jangan ragu, aku selalu menunggu semua tentangmu.

Komentar